Jual alat musik Dayak Lihat Produk!

Bamusbud Kalbar dan Semangat Budaya Kemitraan

Semangat Kerja Kemitraan untuk Pemajuan Kebudayaan Kalbar
Bamusbud Kalbar

Membangun semangat kerja kemitraan untuk pemajuan kebudayaan Kalimantan Barat

Pemajuan Kebudayaan - Beberapa waktu lalu, tanggal 14 Juni 2024 beberapa seniman, budayawan, perwakilan intsnasi pemerintah, komunitas penggiat budaya, dan NGO yang konsen dibidang lingkungan dan budaya masyarakat berkumpul di Café Nowaday Pontianak. Pada pertemuan itu dipaparkan beberapa pandangan mengenai peluang kerjasama dibidang kebudayaan yang berkonsentrasi pada perluasan jaringan dengan menghadirkan narasumber Yadi Anugerah dan Gusti Enda. Berdasarkan pemaparan keduanya, bahwa kerja jaringan adalah sebuah pemanfaatan kerja dalam pemajuan kebudayaan melalui kemitraan. Jaringan yang dibangun karena adanya isu yang sama, merujuk pada kemunduran keberadaan budaya di Kalimantan Barat.

Pertemuan berlanjut ke Langkau Etnika di Sungai Rengas Kabupaten Kubu Raya pada malam hingga ke esokan harinya. Beberapa penggiat budaya akhirnya menumpahkan semua pemikiran mengenai kendala kerja pengembangan budaya, sampai masalah pembangunan kerjasama antara penggiat budaya dan pemerintah yang dianggap kurang asik selama ini. Beberapa literatur pemikiran banyak dipaparkan, mulai bagaimana pembangunan kerja kemitraan, pemilihan wilayah dan model kerja pengembangan, sampai pada tujuan akhir yang ingin dicapai dari kerja yang selama ini dilakukan. Masih terasa jauh tertinggal dan ditinggalkan oleh melaju pesatnya jaman global yang akhirnya berimibas pada keberadaan kebudayaan Kalbar itu sendiri.

Akhirnya semua penggiat budaya yang hadir sepakat membuat forum musyawarah (presedium) sebagai wadah semua penggiat lingkungan, kemasyarakatan, dan budaya bekerjasama untuk memajukan kebudayaan Kalimantan Barat dengan nama BADAN MUSYAWARAH KEBUDAYAAN. Terpilih Nursalim Yadi Anugerah (komposer) sebagai SEKJEN periode 2024 – 2027.

Beberapa tanggapan dan pemaparan dari forum diskusi kebudayaan kebanyakan difokuskan dengan kerjasama, terutama kerjasama para penggiat budaya dengan pemerintah. Menyangkut pula pembahasan kerangka pikir pemajuan kebudayaan yang selama ini cenderung terbaikan. Sementara beberapa sanggahan berkisar masalah kurang terhubungnya pihak pemerintah dengan seniman. Artinya hubungan pemerintah dan penggiat kurang mesra dan cenderung sibuk dengan kerja masing-masing. Sehingga pembangunan kebudayaan berkelanjutan tidak berjalan efektif.

bamusbud kalbar

Kebijakan pembangunan kebudayaan muncul sebagai respons atas kekhawatiran akan kemunduran kebudayaan Kalbar. Kekayaan dan identitas budaya Kalbar di tengah dinamika perkembangan global mulai dirasa semakin menghimpit dan menyebabkan tumbuh budaya baru ditengah masyarakat, sementara kebudayaan lokal semakin tertinggal dan hanya berjalan ditempat. Kerja pemajuan kebudayaan selama ini hanya sebatas pengenalan dan pengembangan material budaya secara umum. Contohnya ketika budaya itu masuk keranah pendidikan sanggar-sanggar seni, maka kebanyakan hanya mengajarkan pola garap baru (kreasi). Begitu pula yang terjadi pada beberapa komunitas seni budaya, bedanya hanya pada pola kerja dan fokus material mana yang dipilih.

Kebudayaan Kalimantan Barat ditinjau dari tujuh dimensi pembangunan kebudayaan selama tahun 2018-2024 selama ini tidak mengalami perkembangan berarti. Buktinya Kalbar masih tertinggal dan terendah dibanding daerah Kalimantan lainnya dalam kajian index pemajuan kebudayaan. Hasil kajian pemerintah ini juga membuat banyak penggiat budaya bangkit untuk bersatu, saling bekerjasama untuk mengatasi masalah pemajuan kebudayaan di Kalimantan Barat. Hanya saja kebangkitan semangat pembangunan kebudayaan ini belum terkoneksi secara baik dan cendrung masih bekerja sendiri-sendiri.

bamusbud kalbar

Beberapa penggiat budaya dari pemerintah terkait juga mulai sadar dan mau bergerak bersama. Dalam dialog hari itu, Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Provinsi Kalimantan Barat, sudah membuka ruang dialog dengan para penggiat budaya dan mau menampung pemikiran mereka yang nantinya akan diterapkan dalam beberapa kegiatan terkait pemajuan kebudayaan Kalbar. Tidak ketinggalan juga Dinas Pemuda, Olah Raga, dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Barat akan mendukung sepenuhnya pemajuan kebudayaan Kalbar untuk mendukung perkembangan pariwisata. Keterbukaan ini sangat baik untuk diwujudkan secara berkesinambungan dengan satu fokus kerja pemajuan kebudayaan, agar nantinya kebudayaan itu dapat menjadi pilar peradaban gemilang Kalimantan Barat. 

Satu hal yang perlu diingat, bahwa pemajuan kebudayaan itu bukan hanya meneliti, mengkaji, mengembangkan, dan memanfaatkan saja, namun mengembalikan pembangunan kepada masyarakat pemiliknya. Artinya membangun kebudayaan itu harus sejalan dengan pemikiran masyarakat dan mengangkat masyarakatnya juga. Ideologi pembangunan itu tidak mengekang sebuah penambahan dan penggantian pola baru dalam prakteknya, namun lebih menyempurnakan akses untuk perkembangan kebudayaan masyarakat. Hal ini karena kebudayaan tidak mungkin ada tanpa masyarakat dan kebudayaan itu hidup serta berkembang karena ditopang oleh masyarakat pemiliknya. Jadi sudah saatnya kita sadar, bahwa pemajuan budaya adalah pengembangan aset manusia sebagai makhluk berbudaya dan dibangun untuk kemajuan manusia dengan budayanya. Inilah kerja barat yang tidak mungkin ditopang sendiri, makanya harus terhubung mesra antara penggiat budaya dengan pemerintah untuk menciptakan kerja terstruktur, dinamis, efisien, dan terukur dalam memajukan kebudayaan Kalimantan Barat.

Traktir Mbah Dinan kopi klik di sini
Beli alat musik Kalimantan klik di sini
Hubungi Admin via whatsapp klik di sini.

About the Author

Saya Ferdinan, S.Sn. dipanggil Mbah Dinan. Komposer dan peneliti independen budaya musik Dayak kalimantan Barat. Masih aktif memberi pelatihan seni musik Dayak pada komunitas di Kalimatan Barat.

Posting Komentar

Tinggalkan komentar anda
Cookie Consent
We serve cookies on this site to analyze traffic, remember your preferences, and optimize your experience.
Oops!
It seems there is something wrong with your internet connection. Please connect to the internet and start browsing again.
AdBlock Detected!
We have detected that you are using adblocking plugin in your browser.
The revenue we earn by the advertisements is used to manage this website, we request you to whitelist our website in your adblocking plugin.
Site is Blocked
Sorry! This site is not available in your country.