Ditikam Ilmu dan Teknologi

Ditikam Ilmu dan Teknologi

Ditikam Ilmu dan Teknologi
Cepat atau lambat kemajuan ilmu dan teknologi akan menimbulkan pergeseran nilai-nilai kehidupan. Kita melupakan norma dan etika, sopan santun, sampai kita lupa bagaimana cara kita saling menghormat. Perlahan kita lupakan, hilang rasa dalam diri, lalu mati.

Pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi mempunyai pengaruh dalam mempercepat punahnya rasa manusia sebagai manusia. Manusia dipaksa menjadi robot untuk memuaskan kebutuhan hidupnya sendiri. Lambat laut nilai kemanusiaan semakin merosot dan menjadi asing ditengah pergaulan keseharian kita.

Kita sekarang bukan lagi kita yang dulu, yang dulu selalu merindu kisah sejarah para pahlawan dengan kesederhanaan dan keberanian apa adanya. Kita sekarang bukan lagi kita yang dulu, yang setiap hari menanti teman-teman dikala hujan dan pulang dengan badan penuh lumpur dengan bau khas tanah yang selama ini kita hormati dengan segala pemberiannya.

Kita sekarang bukan lagi kita yang dulu, yang selalu duduk bersama orang tua menanti sepenggal cerita dan nasehat didalamhya. Kita sekarang hanya sibuk dengan gadget dan lupa diri dalam dunia liarnya. Kita semakin tidak perduli, dengan manusia yang ada disekitar kita. Sekarang kita adalah pembunuh cinta dalam ketidak perdulian kita, namun selalu membawa alasan untuk pembenaran dari kebodohan yang kita lakukan.

Esoknya, setelah matahari meninggi. Kita terbangun dengan lemah tanpa semangat. Seketika itu pula kita tanpa sadar dipaksa melawan waktu untuk menggapai keserakahan ditengah liarnya perkembangan zaman. Kita maunya menuruti kata hati yang sebenarnya wajah nafsu yang berpura-pura baik dalam bisikan. Tanpa sadar kita terus berlari mengejar mimpi yang tidak pernah nyata. Kita semakin tidak perduli, semakin jauh mengingkari. Sampai kita tidak pernah ingat lagi, kepada Tuhan kita sendiri.

Mau beli alat musik Kalimantan?
LIHAT ALAT MUSIK DAYAK
LIHAT ALAT MUSIK MELAYU
Hubungi Admin: 0898 8566 886.
Mbah Dinan

Saya Ferdinan, S.Sn. dipanggil Mbah Dinan. Saya komposer dan peneliti independen budaya musik Dayak kalimantan Barat. Bekerja di Taman Budaya Kalbar dan masih aktif memberi pelatihan seni musik pada komunitas dan instansi pemerintah di Kalimatan Barat.

Posting Komentar

Tinggalkan komentar anda

Lebih baru Lebih lama