Tradisi Dibalik Jeruji Ambisi Skip to main content

Tradisi Dibalik Jeruji Ambisi

Tradisi Dibalik Jeruji Ambisi
Lukisan karya Kristianus, S.Sn.

Tradisi dapat dikatakan dasar suatu peradaban, karena tradisi mempunyai kedudukan penting dalam eksistensi kebudayaan, serta eksistensi manusia dalam kebudayaan. Sedangkan tradisi lahir dari proses sosial dan diakui bersama menjadi patokan dalam perilaku kebudayaan itu sendiri. Tradisi akan menjadi suatu penanda (ciri khas) dalam suatu kebudayaan, walau nanti akan tergerus juga dengan berbagai minat dan kebutuhan masyarakatnya.

Sebuah tradisi akan terus bertahan, sampai masuknya teknologi baru yang akan merubah pola pikir masyarakat. Perubahan itu akan berpengaruh pada perilaku yang juga akan menyebabkan pandangan perlahan berubah. Lambat laun karena kebutuhan kebaruan dan minat masyarakat, akhirnya tradisi semakin berkembang kepada bentuknya yang baru, walau masih menyisakan wajah-wajah tradisi atau pola pikir lama.

Tradisi akan tetap bertahan jika masih dibutuhkan dan dianggap bernilai bagi masyarakatnya. Pada sisi lain, ada kaum moderat (bervisi pengembangan) akan terus mencari celah diantara barang lama yang dianggap rongsokan. Dialektika sejarah cenderung dianggap ketinggalan dan harus digantikan dengan wajahnya yang baru.

Akhirnya perkembangan berlangsung dengan standar tertentu lalu dinamai modernitas. Wajah baru tradisi yang disulap menjadi pemeran utama dalam dialog baru kebudayaan. Perkembangan peradaban seperti ini akan terus berlanjut dari waktu kewaktu. Selalu berganti setiap generasi, dan akan selalu berubah menyesuaikan kebutuhan yang terus berkembang.

Ciri khas peradaban itu tergantung dari kebudayaan yang mengkristal. Walau pada sisi produksi akan terus dikaburkan atau dihilangkan sekaligus. Lambat laun peradaban itu akan butuh wajah aslinya yang dulu, namun tidak pernah ditemukan lagi, seiring bergantinya generasi. 

Kita lupa, bahwa perkembangan tidak harus memangkas secara paksa esensi bentuk dan nilai yang terkandung dalam suatu tradisi. Perkembangan biar saja terus berjalan sesuai kebutuhan, namun konservasi tradisi juga perlu dilaksanakan. Hal ini berhubungan dengan ciri kebudayaan agar mempunyai karakter tersendiri dengan segala keunikannya.

Sayangnya, tradisi yang kita bicara sekarang hanya jadi penyaksi. Asing untuk kita kenali, dan keberadaannya semakin sunyi. Tanpa sadar kita sudah memenjarakan tradisi dibalik terali ambisi


Mau beli alat musik Kalimantan?
LIHAT ALAT MUSIK DAYAK
Hubungi Admin: 0811 5686 886.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar