--> Skip to main content

Pesan dalam Pepesan


Wahai manusia... jangan keseringan menghukumi amal perbuatan orang tidak diterima. Karena bisa saja berbalik kepada anda. Sekali kamu menghakimi amal seseorang tidak diterima, kamu sudah merampas hak mutlak keTuhanan, karena masalah diterima atau tidak amal seseorang, Tuhan yang menentukan.  Kecuali yang bersumber pada hukum dan terlihat jahirnya. itupun keadaan menjadi penentu sebuah hukum yang akan menjerat perbuatan seseorang. kecuali memang dalam hati anda ada keinginan untuk mengatakan bahwa "hanya menurut persepsi kamu dan perasaan kamulah yang benar. Berarti kebenaran anda borong semua. Inilah yang bisa menggurkan ke-tawaddhu-an seorang hamba. Maka berhati-hatilah. 

Abah Kadri pernah berkata, jangan mengurusi amal orang lain. Karena Allah yang mengurus orang itu mengenai amal perbuatannya. Kamu tidak usah ikut campur urusan seorang hamba, tapi Allahlah yang akan mengurus mereka. Kamu hanya bisa memberi peringatan berupa ajakan. Itupun harus kamu lakukan dengan ikhlas yang artinya sampai tidak ada penilaian memburukkan. Maka lebih baik doakan saja orang itu menjadi baik tanpa mereka ketahui. Ingat... kamu hanya bisa melihat perbuatan secara zahir saja, sementara kamu tidak bisa melihat alasan hatinya, artinya yang halus dan berkaitan dengan hati hanya Allah yang mengetahui. Jadi berhati-hatilah, jangan sampai tercebur dalam sangka akal yang menipu, karena bisa jadi anda merasa benar sendiri. hasat dalam ketololan persepsi. 

Lihat saja pepesan ikan ini, semua berbeda pada dasarnya tapi menjadi satu dan dianggap saling melengkapi. tidak ada yang tidak diterima, kecuali logika anda meradikalisasi salah satunya. Namun bagaimanapun dia akan tetap satu dalam kelengkapannya. Kadang Allah menurunkan suatu yang bertentangan menurut akal manusia untuk melengkapi. Namun tidak menurunkan kebutaan persepsi dalam ilmu.
Mau beli alat musik tradisional Kalimantan?
hubungi: 0898 8566 886 - 0811 5686 886.
Mau Lihat alat musiknya? klik link berikut
LIHAT ALAT MUSIK DAYAK atau LIHAT ALAT MUSIK MELAYU
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar