ADMIN

MBAHDINAN.COM

Mbah Dinan : Komposer musik Dayak dan peneliti independen budaya musik etnis Kalimantan Barat.
Email:
mbahdinan86@gmail.com
Kontak:
0898 8566 886
0811 5686 886
Blog Seni Budaya Kalbar

Informasi seni budaya bumi enggang khatulistiwa

Penjualan Alat Musik Dayak

Penjualan satu set Alat Musik Dayak Kalimantan Barat

Penjualan Alat Musik Melayu

Penjualan satu set Alat Musik Melayu Kalimantan Barat

Simbol Tiga Dunia pada Solekng Dayak Kanayatn

Dinamika kehidupan masyarakat Dayak Kanayatn tercermin dalam Solekng yang menggambarkan alur kehidupan masyarakat Dayak Kanayatn yang bersahaja dan mau menerima apa adanya. Irama Solekng yang mengalun indah merupakan representasi keselarasan hidup masyarakat yang berpangkal dari rasa adil dan saling menghargai. Rasa adil dan saling menghargai ini terbawa sampai orang Dayak Kanayatn hidup di luar lingkungan mereka atau hidup dengan orang lain. Mereka selalu bersyukur atas apa yang mereka dapat dan selalu menghormati segala bentuk pemberian. Seperti kata pepatah Adil Ka’ Talino yang artinya adil kepada manusia.



Manusia tidak dapat dipisahkan dengan alat musik ketika dalam sebuah proses musikal. Artinya manusia merupakan subjek musikal, karena dia yang memainkan alat musik itu. Jadi manusia juga masuk dalam ranah filosofis dalam Musik Dayak Kanayatn. Seperti simbol satu lubang tiup, ditambah enam lubang nada, kemudian digabungkan dengan lubang mulut manusia yang meniup Solekng, maka berjumlah delapan buah yang mengisyaratkan pepatah Bacuramin Ka’ Saruga yang artinya bercermin kepada syurga atau bertindak seperti adab syurga dengan segala kesopanan dan keindahannya.


Alunan nada-nada Solekng merupakan penggambaran kehidupan yang selaras dengan ajaran Tuhan. Keselarasan hidup dengan nilai-nilai religi ini diaplikasikan dalam setiap napas kehidupan, baik sosial maupun  ekonomi. Seperti kata pepatah Basengat Ka’ Jubata yang artinya Bernapas Kepada Jubata (Tuhan).



Kini kita dapat melihat enam lubang nada pada Solekng menggambarkan pepatah Adil Ka’ Talino. Semua lubang Solekng ditambah satu lubang mulut manusia sebagai peniup bunyi berjumlah delapan lubang menggambarkan pepatah Bacuramin Ka’ Saruga. Terakhir tujuh lubang pada Solekng itu sendiri  adalah penggambaran pepatah Basengat Ka’ Jubata. Udara adalah nafas, itulah nafas keadilan, nafas adab kehidupan syurga, dan nafas kehidupan religius kepada Tuhan.
Mau beli alat musik Dayak Kalimantan Barat? hubungi admin di +62 898 8566 886 - +62 811 5686 886. Atau Mau Lihat alat musiknya? klik link berikut
LIHAT ALAT MUSIK DAYAK atau LIHAT ALAT MUSIK MELAYU

You Might Also Like:

Disqus Comments

GET UPDATES