Skip to main content

follow us

Pengertian Baliatn

Baliatn adalah ritual perdukunan masyarakat Dayak Kanayatan Kalimantan Barat. Baliatn dianggap sebagai cara penyampaian suatu hajat masyarakat Dayak Kanayatn kepada Jubata atau Tuhan. Ritual ini biasanya dilakukan untuk pengobatan atau memperbaiki tatanan kehidupan melalui laku doa dan upacara sakral, termasuk juga untuk menghubungkan manusia dengan alam gaib, roh para leluhur, dan makhluk halus dengan maksud tertentu. Sampai sekarang ritual Baliatn ini masih dilaksanakan di beberapa daerah. Namun seiring berjalannya waktu, jumlahnya semakin sedikit.

Pada beberapa kasus, banyak masyarakat yang salah dalam mengartikan kata Baliatn. Baliatn itu bukan satu suku kata, namun kata Baliatn terdiri dari dua suku kata, yaitu BA dan LIATN. BA artinya melaksanakan, sedangkan LIATN adalah nama ritualnya. Jadi kata Baliatn berarti melaksanakan ritual baliatn (ngangkat baliatn).

Jenis Baliatn

Ritual Baliatn terbagi menjadi lima jenis sesuai niat dan tujuan pelaksanaan upacara. Adapun pembagian upacara tersebut sebagai berikut.
  1. Baliatn Daniang, merupakan Baliatn paling tua. Dukun dalam upacara ini percaya bahwa kemampuan mereka didapat langsung dari Jubata, oleh karena itu mereka mampu menyembuhkan penyakit yang sangat parah.  
  2. Baliatn Nyande, dukun dalam upacara ini mendapatkan kemampuan pengobatan dengan dipelajari langsung dari Kamang Bukit (roh halus yang bersifat baik dan menolong manusia). Dukun Baliatn Nyande dapat menyembuhkan penyakit melalui pembedahan lalu mengambil penyakitnya, kemudian ditutup kembali tanpa meninggalkan bekas.
  3. Baliatn Bantal. Dukun dalam upacara ini menggunakan bantuan roh halus yang disebut Kamang Babah (roh halus yang bersifat baik dari dunia bawah). Pamaliatn pada ritual ini khusus untuk mengobati penyakit dari roh halus yang marah karena merasa terganggu atau karena tidak diperhatikan lagi (dikasih sesaji). 
  4. Baliatn Ngamukit. Dukun Baliatn ini memiliki kemampuan yang didapat dari Kamang Talaga (roh halus yang menempati Bukit Talaga). Dukun Baliatn ini dipercaya dapat menyembuhkan penyakit borok dan gatal-gatal.
  5. Baliatn Kanayatn. Dukun Baliatn ini menggunakan bantuan dari Kamang Laut (roh halus yang menempati sungai dan laut) dan biasanya mengobati penyakit dalam, seperti panas dalam dan lain-lain.

Jenis Pengobatan dalam Baliatn

Jenis pengobatan dalam ritual Baliatn berbeda-beda sesuai dengan penyakit yang disembuhkan. Adapun jenis pengobatan terbagi dalam beberapa jenis sebagai berikut.
  1. Baliatn Barobat (untuk pengobatan penyakit)
  2. Baliatn Baniat (membayar niat setelah terkabulnya sebuah hajat akan hidup yang lebih baik)
  3. Baliatn batama’ Bohol (dilakukan untuk mendapat keturunan dan menolong orang melahirkan)
  4. Baliatn Tano’ (untuk keselamatan dan kesehatan bayi)
  5. Baliatn Narakng (untuk keselamatan manusia, rumah kampung, dan negeri)
  6. Baliatn Muang sangar (untuk penebusan dosa atau kesalahan)
  7. Baliatn Ngangkat Paridup (untuk keluar dari kehidupan yang susah menuju hidup yang lebih baik)

Pamaliatn

Keunikan status Dukun Baliatn (Pamaliatn) dulunya dianggap sebagai orang bijak yang mengetahui banyak hal dan dapat memberikan nasehat untuk kehidupan masyarakat Dayak Kanayatn. Jadi posisi sebagai dukun sebenarnya kurang tepat dilekatkan kepada seorang Pamaliatn. Bahkan sebagaian masyarakat dulunya menganggap Pamaliatn sebagai dokter kampung walau tanpa ijajah, karena jika ada masyarakat yang sakit atau tertimpa musibah (seperti kecelakaan), maka hal itu tidak langsung penyakitnya saja, namun dilihat penyebabnya secara gaib. Sebagian masyarakat dulu menganggap itu bisa saja karena diganggung makhluk halus, terkena barang orang (kena guna-guna), dan lain sebagainya.

Panyampakng

Seorang Pamaliatn ketika melakukan ritual Baliatn biasanya dibantu seorang Panyampakng (walau tidak semua pamaliatn). Peyampakng bertugas mendengarkan instruksi Pamaliatn, lalu Panyampakng menyampaikan apa saja yang dibisikkan oleh Pamaliatn kepada pelaku ritual, termasuk menyampaikan sesaji apa saja yang harus dikerjakan terlebih dahulu, cara peletakannya, perlengkapan tambahan, dan memerintahkan kepada pemain musik untuk memainkan tabuhan tertentu.

Fungsi musik Dayak Kanayatn di sini untuk mengiringi Pamaliatn menari, dimana musik tersebut dianggap sebagai penggambaran Pamaliatn melakukan perjanan gaib (ngaranto) dialam tertentu. Sebagai contoh ketika Pamaliatn melakukan perjalanan ke pulau gaib, maka ditabuhlah Musik Bawakng Pulo (musik Bawakng Joragan)

Panyampakng dibutuhkan juga kalau seandainya Pamaliatn mengalami kesusahan dalam ritual. Ada beberapa kasus bahwa saking beratnya perjalanan dan pertempuran dialam gaib, Pamaliatn jatuh pingsan. Saat ini Panyampaknglah yang bertindak menolong Pamaliatn. Oleh karena itu keberadaan Panyampakng dianggap sangat penting dalam ritual baliatn.

Anak Samakng

Beberapa ritual Baliatn, seorang pamaliatn juga dibantu oleh dua orang Anak Samakng. Anak Samakng ini bertugas memberikan sesaji yang sudah tersedia kepada Pamaliatn. Mereka lebih berperan kepada pembantu yang menyiapkan apa-apa keperluan Pamaliatn saat melakukan ritual Baliatn.

Demikian penjelasan ritual Baliatn masyarakat Dayak Kanayatan Kalimantan Barat. Saya tidak mengulas sesaji dalam tulisan ini, karena bahasan itu cukup panjang. Selain itu saya belum melakukan observasi mendalam mengenai masalah sesaji. In syaa Allah akan saya tulis dilain bahasan. Selamat membaca dan semoga bermanfaat bagi kita semua. Salam sahabat budaya.


Mau beli alat musik Dayak Kalimantan Barat?
hubungi admin di +62 811 566 886

Artikel Terkait :

Comment Policy: Silahkan berkomentar sesuai topik artikel di halaman ini. Komentar berisi tautan tidak ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar