ADMIN

MBAHDINAN.COM

Mbah Dinan : Komposer musik Dayak dan peneliti independen budaya musik etnis Kalimantan Barat.
Email:
mbahdinan86@gmail.com
Kontak:
0898 8566 886
0811 5686 886
Blog Seni Budaya Kalbar

Informasi seni budaya bumi enggang khatulistiwa

Penjualan Alat Musik Dayak

Penjualan satu set Alat Musik Dayak Kalimantan Barat

Penjualan Alat Musik Melayu

Penjualan satu set Alat Musik Melayu Kalimantan Barat

Cara Membuat Pelet Bulu Perindu

Cara Pembuatan Minyak Bulu Perindu

Pembuatan bulu perindu dilakukan hanya dengan satu cara, yaitu tirakat untuk pengisian daya magis pada bulu perindu. Apapun bentuknya atau metodenya, kalau kita lihat dengan seksama, maka terdapat kesamaan walau prosesi ritualnya berbeda, yaitu dengan mengisi kekuatan magis (pengasihan/ penglaris) pada bulu perindu. Baiklah saya akan terangkan sesingkat dan semudah mungkin agar mudah difahami bagaimana proses pembuatan bulu perindu Kalimantan.

Sebelumnya saya sudah menjelaskan apa itu bulu perindu. Menganai fungsi bulu perindu Kalimantan? Dan dari apa saja bahan yang digunakan dalam bulu perindu Kalimantan? Bagi anda yang belum membaca artikel sebelumnya saya sarankan untuk membacanya agar jangan gagal faham dan bisa membuka wawasan anda mengenai bulu perindu Kalimantan sesungguhnya. Silahkan baca artikel Bulu Perindu yang Tidak Ampuh Lagi.

Bahan Utama Bulu Perindu

Ada tiga jenis bahan utama yang digunakan untuk membuat bulu perindu, yaitu dari rumput bujang (sebagaian orang bilang rumput kepayang), dari sarang burung elang hitam, dan bulu perindu yang didapat dari dalam bambu hutan. Ketiga bahan itu tidak pernah dicampur, artinya bahan itu dibuat satu persatu dalam tiga jenis.

Saya hanya menjelaskan cara pembuatan bulu perindu Kalimantan secara tradisional yang berlaku di beberapa masyarakat Kalimantan. Saya tidak akan menjelaskan cara pembuatan bulu perindu Kalimantan dengan metode tirakat islami. Karena sampai sekarang saya belum data yang jelas, insya Allah akan saya share pada kesempatan lainnya. Cerita ini saya tulis dari data yang saya dapat pada beberapa pemuka adat, tokoh masyarakat, dukun yang memahami pembuatan bulu perindu Kalimantan, dan pendapat umum masyarakat dayak di Kalimantan.

Minya Kelapa Bujang

Pembuatan bulu perindu biasanya disertakan minyak didalamnya untuk merendam bulu perindu tersebut. Minyaknya dibuat dari kelapa yang pertama kali berbuah dan kebanyakan yang diambil adalah kelapa tunggal, yaitu buah kelapa yang tidak menyatu dengan kelapa lainnya (buah kelapa yang tidak menyatu dalam satu tandan). Kelapa ini dinamakan kelapa bujang. Cara mengambil tidak boleh jatuh, diambil dengan tangan lalu dibawa turun dengan digigit sampai kerumah.



Bila kelapa bujang ini susah ditemukan, maka kebanyakan orang membuatnya dengan kelapa yang pertama kali berbuah dan ditunggu kelapa tersebut sampai tua. Nanti kelapa yang pertama kali jatuh, kelapa itulah yang diambil untuk dijadikan minyak. Proses pembuatan minyak bulu perindu Kalimantan sama dengan pembuatan minyak goreng dengan cara tradisional. Bedanya hanya pada waktu pembuatan, yaitu pada bulan purnama empat belas. Ampuhnya kalau ketemu malam jum’at purnama empat belas.]

Minyak lainnya yang terbilang ampuh dalam membuat bulu perindu adalah minyak binatang sejenis cacing hutan dicampur binatang melata lainnya yang juga hanya ditemukan di hutan Kalimantan. Tapi sekarang binatang ini susah ditemukan dan kebanyakan pembuat minyak bulu perindu itu sendiri jarang mengetahui secara lengkap binatang apa saja yang menjadi campuran. Karena pengetahuan ini tidak dituliskan, namun diturunkan kepada generasi selanjutnya dengan cara bercertita, sehingga ketika binatang hutan sebagai bahan dasar pembuat minyak bulu perindu Kalimantan susah didapat, mereka menggantinya dengan kelapa bujang dan bahan dari binatang melata hutan semakin dilupakan.

Kapas bujang

Ketika minyak sudah jadi, bahan kedua yang harus disediakan adalah kapas bujang untuk bulu perindu. Kapas bujang adalah kapas yang pertama kali berbuah. Biasanya orang menunggu kapas itu mekar pada malam hari. Kesusahannya sipembuat minyak itu harus tahu mana kapas yang pertama kali mengembang diantara ratusan kapas dalam satu pohonnya.



Bila tidak menemuinya, biasanya dia mencari kapas tersebut dengan ciri terbungkus serat kapas halus (seperti hairnet atau sanggul wanita). Kapas ini hanya satu, namun biasanya ada didekatnya juga mengembang kapas yang mirip dengan kapas bujang tapi serat pembungkusnya tidak serapi kapas bujang. Kapan ini juga bisa diambil untuk dicampur dengan kapas bujang.

Cupu dan Proses Penyatuan Bahan

Proses pembuatan adalah meletakkan bulu perindu, minyak, dan kapas bujang dalam satu mangkok tanah liat secara terpisah. Ditengah mangkok tanah liat itu diletakkan 1 buah cupu (botol kecil) yang juga terbuat dari tanah liat. Bentuk botolnya bisa seperti tempayan atau berbentu seperti botol lainnya (botol kuno). Pada saat inilah sipembuat merapalkan mantera sambil memasukkan bulu perindu Kalimantan terlebih dahulu, lalu memasukkan kapas bujang, selanjutnya memasukkan minyak sambil terus merapal mantera.



Sebagian orang percaya saat semua semua bahan sudah dimasukkan dan mantera terus dibaca, nanti ada jin yang datang mengambil cupu lalu memasukkan sesuatu mantera ke dalamnya. Ada juga yang bilang bahwa jin tersebut memasukkan benda tertentu ke dalam cupu. Sebagian lagi (sumber yang lemah) mengatakan jin tersebut memasukkan air liurnya setelah membaca mantera ke dalam cupu. Sehingga orang yang terkena minyak bulu perindu Kalimantan seketika akan timbul rasa cinta kepada orang yang menggunakan bulu perindu tersebut.

Ketika bulu perindu kalimantan sudah jadi maka minyak ini disebut minyak induk dan siap digunakan. Warna minyak bulu perindu dibuat secara tradisional yang asli berwarna kuning kecoklatan. Sebagian berwarna kehitaman dan bukan warna lainnya dari keduanya. Jika ada orang yang ingin memiliki minyak bulu perindu, maka bulu perindu diambilkan yang masih baru, minyaknya dicampur sedikit dari minyak induk (yang pertama kali dibuat), dan diberi kapas bujang baru. Jadi kalau ada yang jual bulu perindu kalimantan harga murah, saya rasa bohong alias hoax. Melihat prosesnya saja sudah sangat susah dibayangkan, apa lagi dilakukan.

Cara kerja pengaruh bulu perindu Kalimantan

Ketika minyak bulu perindu Kalimantan dioleskan pada lawan jenis, maka minyak itu akan masuk melalui pori-pori dan bereaksi mempengaruhi pikiran dan hatinya. Seketika itu juga akan timbul rasa sayang dan cinta. Namun minyak ini tidak akan banyak berfungsi kalau orang yang terkena itu selalu menjaga wudhu dan kuat imannya. Karena pada dasarnya yang bekerja adalah kekuatan jahat atau pengaruh jin.



Pengaruh bulu perindu yang kedua adalah sesorang akan terkena aji guna-guna ketika termakan minyak tersebut. Misalnya minyak bulu perindu dicampur dalam air atau makanan. Sekali lagi cara ini juga tidak berguna kalau seseorang kuat iman dan selalu beribadah kepada Tuhan. Proses penangkal terjadi secara alami, ketika mau makan atau minum sesorang selalu membaca doa, sehingga kekuatan doa itu akan menghancurkan kekuatan bulu perindu tersebut.

Bahaya orang yang menyimpan bulu perindu

Kejadian buruk atau mudharat orang yang menyimpan bulu perindu dan terlalu percaya dengan kekuatan minyak bulu perindu Kalimantan itu adalah selalu mendapat kesusahan dalam usahanya. Segala urusan akan selalu berat dan ada saja musibah yang menimpa. Walau musibah itu kebanyakan musibah kecil, namun lambat laun juga akan merugikan orang yang menyimpan bulu perindu Kalimantan. Yang jelas terlalu percaya dengan bulu perindu itu adalah syirik, dan ajabnya akan sangat pedih di akhirat nanti. Anda masih mau dengan bulu perindu Kalimantan? Pikir dulu sebelum anda mengikuti keinginan nafsu sesat.
Mau beli alat musik Dayak Kalimantan Barat? hubungi admin di +62 898 8566 886 - +62 811 5686 886. Atau Mau Lihat alat musiknya? klik link berikut
LIHAT ALAT MUSIK DAYAK atau LIHAT ALAT MUSIK MELAYU

You Might Also Like:

Disqus Comments

GET UPDATES